Tuesday, February 21, 2012

Gunung Merapi Diusulkan Naik Status Jadi Waspada

[imagetag]
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Setahun setelah erupsi berlalu, Gunung Merapi yang sebelumnya telah berstatus aktif normal, kini diusulkan berubah status menjadi waspada.
Usulan peningkatan status ini diajukan oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta ke Pusat Vul kanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung.
Ahmad Sopari, petugas di Pos Pengamatan Gunung Merapi Ngepos, di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mengatakan, usulan peningkatan status tersebut diputuskan dalam rapat evaluasi mingguan yang diselenggarakan di Kantor BPPTK Yogyakarta, Senin (20/2/2012).
BPPTK mengusulkan peningkatan status Gunung Merapi karena sejak awal Februari lalu, aktivitas kegempaan terus meningkat secara signifikan, ujarnya.
Peningkatan aktivitas kegempaan Gunung Merapi terlihat dalam dua minggu terakhir. Selama periode 6-12 Februari, terdata 178 kali gempa multifase, empat kali gempa tektonik, dan 19 kali gempa vulkanik dangkal.
Pada periode 13-19 Februari, semua jenis gempa meningkat. Pada periode itu terjadi tujuh kali ge mpa guguran, 235 kali gempa multifase, lima kali gempa tektonik, dan 118 kali gempa vulkanik dangkal. 
20 Feb, 2012